FATE [Chapter 1]

Posted on Updated on

Title: Fate

Cast/pair: Lee Donghae – Kim Kibum/KiHae

Genre: Romance, Hurt (?), Family

Rating: K

[CHAPTER 1]

“Kau ada waktu? Bisakah kita bertemu siang ini?”

Donghae tersenyum. Ia tersenyum, sambil mendengar tiap lontar kata yang menyapa telinganya sejak beberapa menit lalu. Bahkan tanpa sadar, ia memainkan kabel telpon di dekatnya. “Jawab aku!” Desak suara dari seberang sana, namun Donghae, tersenyum kecil dengan sedikit mengeluarkan nada. “Ya! Lee Donghae!”

“Aku dengar.” Jawabnya akhirnya. “Kau bisa menjemputku.” Ucapnya tersenyum manis, bermaksud memberikan senyuman itu untuk orang di seberang telponnya, meski tentu saja itu hanyalah sia-sia.

“Tunggu aku.”

“Hm..”

Sambungan terputus, menyisakan wajah Donghae yang bersemu. Ia naikkan kedua tangannya, menyentuh pipinya yang terasa panas. Matanya terlihat kosong, seperti sedang memikirkan sesuatu, dan binar bahagia, juga hadir disana. Donghae bahagia? Sepertinya..

“Ahh, ini gila!” Ujarnya, dengan wajah riang serta mengacak rambutnya sendiri. Lalu dengan cepat, ia meraih handuk, yang sebenarnya sudah ia bawa tadi, dan menyampirkannya di sofa sejak telponnya berdering tiba-tiba. Segera ia memasuki kamar mandi, sambil bergumam, menyanyikan nada acak dari bibirnya, entah lagu apa… lantunan hatinya yang sedang berbunga, mungkin.

Sinar matahari begitu menyengat saat Kibum keluar dari kediamannya. Ia sampai harus melindungi wajahnya yang tampan, dengan memakai topinya. Sekitar beberapa langkah menuju mobilnya, Kibum terhenti. Ia melihat ke arah belakangnya dengan ujung matanya, lalu mendengus sebal. “Kubilang jangan ikuti aku!” Ujarnya, sangat tajam.

“Tapi, tuan..”

“Hentikan!” Teriak Kibum, dengan kasar membalikkan badannya, menatap ke arah dua orang namja yang kini berdiri sambil menundukkan wajah mereka. “Jangan gunakan panggilan formal itu padaku!! Aku muak!” Umpat Kibum membuang wajahnya. “Aku bukan tuan kalian!” Lanjutnya, lalu mengambil jeda, sedikit mengambil nafas, lalu kembali berujar malas, “juga jangan ikuti aku, oke?”

“Itu, kami..”

“Jangan! Jangan ikuti aku! Aku berjanji tak akan berbuat apapun..”

Ketiga orang itu, larut dalam sebuah keheningan. Kibum mendapat tatapan lembut dari kedua orang di depannya. Dua orang yang lebih tinggi darinya, dengan pakaian rapi, yang terlihat sangat segan pada seorang Kim Kibum. Namun ada tatapan lain disana, tatapan kasih sayang? Entahlah..

“Kami hanya menjalankan tugas.” Ucap salah satunya, dengan membungkukkan badannya.

“Berhenti bersikap seperti itu!” Protes Kibum, nampaknya tak suka dengan sikap yang terlalu mengagungkan dirinya. “Kalian bukan bodyguardku! Kalian bukan bawahanku! Kalian hyungku!!” raung Kibum, bahkan sempat menghentakkan kakinya.

“Tuan..”

Kibum menutup telinganya. Ia melanjutkan langkahnya menuju mobilnya, yang memang berjarak beberapa langkah darinya, namun belum sampai..

“Kami hanya hawatir, Kibumie..”

Kibum menghentikan langkahnya, saat sebuah panggilan yang sangat ia suka, menyentuh pendengarannya. Ia merubah wajahnya. Wajah masamnya terusir dengan cepat. Ia tersenyum dan kembali membalikkan badannya, lalu melangkah cepat, merangkul kedua namja yang sempat membuat perasaannya buruk sesaat. “Itu baru hyungku.” Ucapnya bangga.

“Cepatlah pergi, dan jangan terlalu lama, atau esok hari kami tak akan melepasmu.”

“Siap!!”

Kibum akhirnya dapat pergi dengan hati yang senang. Ia melajukan mobilnya, dengan senyuman lebar..

“Kalian bodoh?!” Suara bentakan bergema di ruangan luas, dan sedikit gelap tersebut.

“Maaf..”

BRAK

Tanpa mempedulikan ungkapan sesal, orang yang kini duduk dengan angkuhnya, di mejanya, meja yang dihuni sebuah papan nama bertuliskan ‘Kim Heechul’ itu, melempar asbak begitu saja, mengarahkannya pada dua orang di depannya, meski tak melukai siapapun, namun cukup membuat suasana menegang.

“Kalian tahu dia baru saja keluar dari penjara satu minggu yang lalu, kenapa sekarang sudah membiarkannya berkeliaran dengan sangat seenaknya, Hah?!”

Kembali hening, tanpa jawaban berarti. Dia, seseorang yang bernama Heechul itu, menatap lelah ke arah dua orang di depannya, lagi. “Kalian masih ingin berdiri disana?” Ujarnya, mengangkat kedua tangan di dadanya.

Salah satu dari mereka menunduk, menyadari bahwa ucapan terakhir itu adalah sebuah perintah. “Kami akan segera menyusulnya.” Ucapnya kemudian.

“Seret dia untuk pulang jika perlu..”

“Baik..”

Keduanya berlalu, bersamaan dengan pintu yang tertutup rapat. Helaan nafas kembali mengisi ruangan itu. Ia mendongakkan kepalanya, entah mencari apa di langit-langit ruangannya itu. “Lee Sungmin dan Choi Siwon!!” Gumamnya, sambil menutup mata. “Kalian begitu bodoh!!” Ungkapnya pelan. “Kenapa begitu memanjakannya! Bodoh!” Umpatan-umpatan terlontar begitu saja dari mulutnya, namun sama sekali tak terdengar seperti sebuah omelan dan sebagainya.

Heechul merebahkan tubuhnya di atas kursi, serta menaikkan kakinya ke atas meja. “Aku lebih bodoh! Karena terlalu menyayangi bodyguard bodoh seperti kalian. Tsk!” Omelnya, sambil tersenyum, meski matanya tertutup, entah apa yang tengah dibayangkan olehnya..

Dengan semangat Donghae membuka pintunya yang baru saja diketuk seseorang. Ia tahu siapa yang baru saja datang. Dengan senyum, ia membuka pintu, lalu mengucapkan “Selamat datang..” dengan ceria.

“Kau sudah siap?”

Donghae tersenyum, lalu mengangguk. “Aku sudah siap daritadi. Kau kemana saja, Kim Kibum?!” Rutuk Donghae, meski terlihat berpura-pura, karena wajah yang baru saja ditekuk itu, kembali tersenyum.

“Ada sedikit urusan. Mari..” Jawab Kibum, lalu mengajak Donghae setelahnya.

Donghae menjatuhkan sepatunya, yang memang sedang ia bawa di tangannya. Ia berjongkok untuk memakai sepatunya terlebih dahulu, dan mengabaikan pintu yang terbuka. “Sebentar” ucapnya sambil mengaitkan tali-tali sepatunya. Kemudian setelah selesai, ia berdiri untuk mengunci pintu, namun, hatinya langsung terlonjak dan berdegup kencang, saat Kibum ternyata lebih dulu meraih gagang pintu, menutup pintu, yang otomatis, seperti mengunci Donghae disana. Bahkan wajah mereka berdekatan.

“Kuncilah..” Titah Kibum, meski tangannya tak lepas dari gagang pintu, sementara Donghae, membalikkan badannya untuk mengunci pintu. Wajahnya begitu terasa panas, mengingat dada Kibum, kini menempel pada punggungnya.

“Sudah.” Ucap Donghae, membuat Kibum menjauh.

Keduanya akhirnya pergi, dengan bunga-bunga yang sepertinya bertebaran di atas kepala mereka. Rona wajah mereka, benar-benar menunjukkan wajah canggung, namun terselip rasa suka disana. Apa mereka saling menyukai? Itu terlihat jelas. sepertinya, mereka tengah dalam masa pendekatan, dan itu memang sangatlah menarik..

Donghae dan Kibum, sedang menikmati butiran pasir, di antara gemuruh ombak yang sangat bising. Pemandangan yang begitu membosankan. Pantai..

“Kita sudah sangat dekat.” Ungkap Kibum tiba-tiba.

Donghae menoleh, dan mengangguk memberi jawaban. “Aku tak mengerti. Kita baru satu minggu ini saling mengenal. Kau begitu menyenangkan.”

“Kau pun begitu..”

Keduanya saling menatap, lalu saling melempar senyum, dan terlihat sangatlah canggung. Bahkan percakapan yang terlontar, hanyalah beberapa saja. Mereka tak banyak bicara, dan terkurung dalam suasana canggung.

Kibum kembali membuka percakapan. Ia sedikit menoleh ke arah Donghae. Ia terlihat ragu, apalagi melihat Donghae yang lebih suka menundukkan wajahnya. “Apa..” Ujarnya perlahan. “Apa terlalu cepat, untuk mengatakan ‘suka’?”

“Ya?” Donghae mengangkat kepalanya, sedikit terkejut.

“Aku menyukaimu.” Ungkap Kibum cepat, lalu meraih jemari Donghae.

“Kibum-ah..”

“Aku menyukaimu.” Ulang Kibum kini tanpa ragu..

Suara ombak kembali mendominasi keduanya. Begitu keras, hingga Kibum, tak dapat mendengar apa yang Donghae katakan. Terlalu pelan. Sangat pelan. Kibum sedikit kesal. Ia lebih berani, lalu menggerakkan tangannya yang tengah menggenggam Donghae. “Bagaimana?” Tanyanya.

Donghae tak mampu mengatakan apapun. Ia terlalu malu, sepertinya. Ia beberapa kali tersedak, terbatuk-batuk kecil. Dan selanjutnya, dapat Donghae rasakan tangannya yang bergerak, lebih tepatnya digerakkan oleh tangan Kibum yang masih setia disana.

“Kau tak suka padaku?”

Donghae diam akhirnya. Ia merasa tangan Kibum mulai melepas tangannya, seolah itu adalah kesempatan yang perlahan pergi. Dengan cepat, ia mengaitkan kembali jari itu. Jari yang menggenggamnya dalam beberapa detik terakhir. Donghae kembali menggenggamnya, lalu memberanikan diri menatap mata Kibum. “Aku juga.” Ucapnya singkat.

Kibum tersenyum kecil. “Juga apa?” Godanya.

“Itu..”

Kibum mendekatkan tubuhnya pada Donghae. “Itu apa, Lee Donghae, katakan dengan jelas.” Pinta Kibum dengan jahilnya.

Donghae mendengus, lalu memejamkan matanya, berusaha melawan rasa malunya. “Aku juga menyukaimu, Kim Kibum jelek!!” Ungkapnya di akhiri dengan sebuah umpatan.

Kibum tertawa lepas setelahnya. Ia raih tubuh Donghae, memeluknya erat, lalu mencium pucuk kepala Donghae sabil bergumam, “Terima kasih..”

Kibum tersenyum cerah, menuju mobilnya setelah mengantar Donghae beberapa menit yang lalu. Ia benar-benar bahagia saat menyadari, bahwa Donghae telah menjadi miliknya.

Kibum terus berjalan, hingga langkah itu terhenti saat mendapati dua orang yang dikenalnya. “Hyung, kalian kenapa disini?” Tanyanya heran.

“Tentu saja menjemputmu pulang.” Ungkap salah satunya.

“Aish.. itu tak perlu!” Rutuk Kibum.

“Tapi kami sudah disini, kan? Tak ada alasan menolak.”

Kibum menekuk wajahnya. Ia lalu bergegas menuju mobilnya. “Aku bawa mobil sendiri.” Ujarnya.

“Dan kami tak membawa mobil.”

Kibum menatap kedua hyungnya tersebut. “Jadi?”

“Sungmin yang membawa mobil.”

“Tapi ini mobilkuuu..” Raung Kibum.

“Tugas kami hanya membawamu pulang.”

Keduanya menyeret Kibum menuju mobil. Membawa Kibum yang terus saja menggerutu, karena selain mobilnya yang sepertinya dibajak, ia juga terlihat diseret disana. “Kalian menyebalkan!”

“Katakan itu pada hyungmu.” Ujar Sungmin sambil tersenyum lalu membuka pintu mobil sementara Siwon memasukkan Kibum dengan sedikit paksaan ke dalam mobil.

“Kim Heechul brengsek!!” Pekik Kibum saat tubuhnya di dorong ke dalam mobil.

“Dan dia akan segera membunuhmu.” Timpal Siwon dengan tenang, lalu duduk di samping Kibum, dan sempat menyisir rambutnya dengan tangannya, dan itu? Membuat Kibum semakin sebal.

“Dia dekat dengan seseorang?” Tanya Heechul, sambil membalikkan kursi yang tengah ia duduki, menghadap ke arah Siwon dan Sungmin yang baru saja melaporkan perkembangan sang adik padanya.

“Ya. Mereka sangat dekat sepertinya.” Jawab Sungmin.

“Begitu.. selidiki dia, dan semua identitasnya tanpa terlewat.” Perintah Heechul akhirnya.

“Apa itu tak terlalu berlebihan?” Tanya Siwon setelahnya.

Heechul memandang Siwon. Ia lalu menopang dagunya dengan tangannya, berpikir. “Memang. Tapi.. apa salah jika aku ingin melindunginya?”

Sungmin dan Siwon terdiam. Itulah Heechul. Kim Heechul yang selalu menjaga adiknya, Kim Kibum, meski tangannya tak bergerak secara langsung. Ia selalu memikirkan Kibum, semua hal tentang Kibum, meski itu hanyalah hal kecil.

“Tapi dia terlihat orang yang baik.” Jelas Sungmin.

“Kau tahu darimana?”

“Terlihat dari wajahnya yang polos.” Siwon mengangguk mengiyakan.

“Kemungkinan itu selalu ada.”

Siwon semakin melebarkan senyumnya. “Kami akan memberimu kabar secepatnya.” Ucapnya yakin.

“Oke. Kutunggu. Sekarang beristirahatlah..”

Heechul mengibaskan tangannya, memberi perintah pada dua bawahannya yang setia itu, untuk segera beristirahat, mengingat waktu memanglah sudah malam.

“Kau harus benar-benar menjaga dirimu, Kim Kibum!” Ungkap Heechul sebelum akhirnya beranjak, meninggalkan meja kerjanya tercinta.

TBC

KiHae momentnya belum ada? NyeHe. Tunggu sebentar lah, mereka kan baru jadian.😄

31 thoughts on “FATE [Chapter 1]

    hyukssoul said:
    Oktober 22, 2012 pukul 9:19 pm

    hmmm~ rasanya aneh liat Kibum yang bisa dibilang cukup terbuka sama orang lain? disini, KIbum nya dikemas beda. iya gak? (.__.)a
    tapiiiiiii, TETAP SUKAAAAAAAAA!! xDD

    kihae moment? Hae nya? ALAYYYYYYYYYYYYYYYYY /tampol.
    gemesinnya ohmigosss itu ikan. malu”? KEBANYANG LUCUNYAAAAAAAAAA, MANISNYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!! /cipok.

    tapi sya? sya? haduhhhhhhhhhhhh, feeling buruk nih? (;;___;;) mrka mau dipisah ya? TIDAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK!!!!!!!! /toyor author.
    lmao~

    OK! UPDATE! CEPAT!!!!!!!!!!! (+________+)

      sugihhartika responded:
      Oktober 22, 2012 pukul 9:28 pm

      Harus cepet ya? *Garuk pala..

      Iyo, Kibumnya beda ya? Terus gak sedingin biasanya pula. saya mau bikin dia dengan dua sifat berbeda, <.<

        hyukssoul said:
        Oktober 22, 2012 pukul 9:38 pm

        harus cepet? PAKE NANYA!!!!!!!!!!!!! /plakkk.

        mana? sini beri! CEPAT!

        sugihhartika responded:
        Oktober 22, 2012 pukul 9:49 pm

        Hya! seenaknya.. BISA GILA SAYA.. X)

        hyukssoul said:
        Oktober 22, 2012 pukul 9:56 pm

        Mina ini kan yg gila? bukan sayahhhhhhhhhhhhh!!! Gahahhahhaha~

    isfa_id said:
    Oktober 23, 2012 pukul 10:17 am

    muwahaha… pas pertama Heechul muncul kirain dia eommanya Kibum, dan kepikirannya Kibum itu anak orang paling kaya dan disegani, tapi ternyata mereka adik kakak, kkk~

    lanjutin!

      sugihhartika responded:
      Oktober 23, 2012 pukul 12:31 pm

      iya eonnie, ini bakal segera dilanjut. lagi pengen bikin yang rada berkonflik << kayaknya. Heu.

    Osi Dwi Olyvia said:
    Oktober 25, 2012 pukul 4:14 pm

    Chullie hyungnya Kibum toh, aku pikir emaknya hahaha
    Haaa? Kibum baru keluar dari penjara? Kok bisa?
    Hae sok malu2 eoh *jitak*
    lanjut chap 2😀

      sugihhartika responded:
      Oktober 25, 2012 pukul 9:29 pm

      kibum keluar dari penjara, berarti dia melakukan sesuatu. kibum jahatttt!!!!!!!!!!

    Mea Hae said:
    Oktober 26, 2012 pukul 1:16 pm

    ah, penasaran awal mula kihae jatuh cinta
    little sweet moment

    lee sae hae said:
    Oktober 27, 2012 pukul 6:14 am

    Kerennnnn eonnnn..
    Cieee.. Kihae udah jadian nih yeeee ? Kapan nikah nya ??? Hahahah
    Emang heechul kerja apa sihh? Kok kayaknya begitu banget..
    Terus, kenapa kibum bisa masuk penjara??
    Aishhh.. Penasaran.

    haera said:
    Oktober 27, 2012 pukul 4:05 pm

    Maaf, bleh mnta password Fate Chapter2 ga?
    Klo bleh, krim ke email nie ya 151096haera@gmail.com
    Terima kasih sebelumnya

      sugihhartika responded:
      Oktober 27, 2012 pukul 4:47 pm

      Oh, boleh. sudah baca chapter sebelumnya? Takutnya nanti gak ngerti.🙂

    haera said:
    Oktober 28, 2012 pukul 1:59 am

    udah kok…
    hehehe…

    Nelly Key Donghae said:
    Oktober 30, 2012 pukul 3:22 am

    hah chulli ternyata hyungnya.. aku pikir eommanya,,, dan kihae JADIAN.. !!!!! gemasnya liat ikan malu2… malu2 ikan…

    ainun_lara said:
    Oktober 30, 2012 pukul 12:55 pm

    Kyaaaa Saengie Rumah baru mu eoh!!! “Teriak pake Toa,ehm maaf Autis kumat “. Kibum dipenjara ?,Kirain Chulie Ummanya Kibum,knp Hyungnya mesti panggil Kibum tuan?,ok Duduk manis,baca atu-atu.”Peluk Saeng “

      sugihhartika responded:
      Oktober 30, 2012 pukul 1:59 pm

      Baca duluuuuuuuuu eonnie~ Terima kasih. :’)

    […] FATE [Chapter 1]. […]

    DongSu said:
    November 7, 2012 pukul 11:11 am

    asik blog bru euy

    nasi tumpengnya kirim kerumah ya ^^
    eh 1 minggu kenalan udh maen nembak aje
    hehe
    mereka unyu2 bgt
    awal mereka ktmu gmn?

    eon aku bru bca 1, n yg ke 2 d protect
    so minta pw
    hehe

      sugihhartika responded:
      November 7, 2012 pukul 12:53 pm

      Ufufufu~ protect, protect..

      apaan tumpeng-tumpeng.😛

    Lullu said:
    Desember 28, 2012 pukul 8:28 am

    EONNIIIII….
    Mianhae… Aku baru baca..
    Hiks.. Mianhae, jeongmal…

    KiHae sweet disini, apa lagi pas mau nutup pintu itu…
    Sangat sweet…

    Sekali lagi mianhae, eonni..
    Hikss…

      sugihhartika responded:
      Desember 28, 2012 pukul 2:54 pm

      Iya gpapa.🙂 Sok baca aja lah yang lain jika mau. Hheu..

      Jangan minta maaf mulu! Di tiap koment nih maafnya. xD sudahlah, ta apa.

    lalany said:
    Maret 11, 2013 pukul 10:52 pm

    Annyeong oenni~ aku reader baru nihh *bow
    Aku lagi trtarik banget nihh ama KiHae..pairnya lucuu ajaa hehe
    Ff ini sweet oen, kibum nya jga beda sifatnya. Aku sukaa:D
    Suka juga liat Hae malu2~ aahh ngegemesin😄
    Oh iyaa, yg kedua di protek ya oen?mauu pw nyaa doongg. Hehe
    Gomawo authorrr ^__^

      sugihhartika responded:
      Maret 11, 2013 pukul 11:18 pm

      Eohh. Salam kenal Lalany. Terima kasih berkunjung. ^^ KiHae mah emang lucu. xDD

      Terima kasih. Mau PW chapter 2? Mangga saya kaih. Silahkan cantumkan emailmu, sayang.🙂

    viyahyerin said:
    Maret 12, 2013 pukul 2:34 am

    sebenernya tadi lgi iseng2 nyari ff donghae eh ketemu ini deh. Menurut gue ini ff masih kurang greget (yaiyalah baru chapter 1) tpi buat pengetikan sama penggunaan bahasanya okelah

    saga.virgo said:
    Maret 18, 2013 pukul 6:00 am

    Yah mau pass buat chptr 2 doong nanggung baca nya hha aku suka yg ini soalnya kibum nya ga dingin dingin amat hha kirim ke. Saga.virgo@yahoo.com ya. Please aku nyuwbie hhe

    namihae said:
    April 5, 2013 pukul 2:53 pm

    ah~ hae~ bikin saya senyum2 sendiri ini! Kkk, sungmin ama siwon bodyguard nya kibum? sekaligus hyungnya? kibum mantan napi? *plak* belum ketemu titik terangnya! minta pw unniee~~~

      sugihhartika responded:
      April 6, 2013 pukul 6:59 am

      PW??? Hubungin eonn di FFn kalu begitu, kalo gak add FB eonn, lebih mudah, ^^

    niea_clouds said:
    April 25, 2013 pukul 8:05 am

    Kibum prnh di Penjara ??? . . . emang ny Kibum nglakuin apa sih ,,,
    sungmin sm siwon itu bodyguard ny Kibum tp udh di anggap hyung sm kibum , iya kan ?

    NemoSnower said:
    Juni 14, 2013 pukul 5:26 pm

    Ap bum mantan napi??koq ???
    Chul syang bnget am bum😀 xixixixi

    casanova indah said:
    Oktober 10, 2013 pukul 7:56 am

    mwo?? kibum habis dipenjara?? emang kibum knapa?
    habis ngerampok? kan udah kaya..
    habis bunuh orang? aduh,, masak ganteng2 jd pembunuh sich..
    jual narkoba?? ga level kali ya..
    atau mafia?? ga tau dech kl itu..
    eh, hae jd co pa ce sich.. kaya ne blm liat tanda2 yaoi/GS dech di ff ini..
    tapi apapun itu oked dech, asal ada babyHAE…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s